By Muh. Ali Ma’sum, S.Ag
Jiwan.
Untuk menyambut kehadiran para peserta didik baru maka diperlukan adanya kegiatan pengenalan terhadap lingkungan yang baru di SMP Negeri 1 Jiwan. Rangkaian kegiatan pengenalan ini dirangkum menjadi satu dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Peserta Didik Baru.

Sesi Bimbingan Baca Al-Qur’an bagi peserta yang beragama Islam di aula
Sebagai kelanjutan dari kegiatan MPLS di SMP Negeri 1 Jiwan memberikan pembekalan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), melalui kegiatan ekstrakurikuler wajib PKBK. Sebagaimana amanah dari pemerintah RI yang tertera di dalam Perpres RI Nomor: 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter dan juga Perbup Kabupaten Madiun Nomor: 64 tahun 2016 tentang Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan pada Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Madiun.
Sesi Bimbingan Belajar secara Kelompok
Penyelenggaraan Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan (PKBK) dilaksanakan dalam kegiatan ekstrakurikuler wajib selama 2 (dua) jam pelajaran setiap minggu pada jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Madiun dirasa sangat kurang. Penerapannya bagi sekolah yang memiliki murid 7 s.d. 9 rombel masih kurang maksimal, terlebih waktu pelaksanaannya pada waktu setelah jam pelajaran terakhir, yang mana kondisi peserta didik sudah lelah dan mengantuk. Belum lagi amanah untuk pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Sesi Shalat Berjamaah di mushalla sekolah
Tujuan Kegiatan
Penyelenggaraan Kegiatan ini bertujuan:
sementara itu murid-murid yang beragama Kristen Bimbingan Memahami Al-Kitab di ruang kelas.
Sesi Ibadah shalat berjamaah di mushalla
Sesi Materi Keagamaan dan Pemutaran Video Motivasi
Belajar Al-Qur’an bagi peserta Muslim/ah
PKBK ala pesantren kilat, dengan MABIT (menginap satu malam) sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang beragama Islam agar dapat membaca dan menulis Al Qur’an. Dan bagi peserta didik yang beragama selain Islam disesuaikan dengan agama dan Kitab Suci yang dianutnya.
Maka dari itu dipandang sangat perlu untuk sekolah menyelenggarakan kegiatan Pesantren Satu Malam (Pesama) atau juga disebut Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) ini.
*Red.
Tinggalkan Komentar